Pribadimu memang sangat menggemaskan. Bagi sebagian wanita, mereka mungkin akan mengutukmu, menelanjangimu dengan makian, atau mengulitimu dengan sumpah serapah. (Hahahahaa mungkin kalimatku lebay, tapi percayalah wanita bisa melakukan itu).
Aku???
Aku sangat tertarik, lebih parah lagi aku sangat tertantang. Bukan untuk menelanjangi atau mengulitimu yaa, tapi untuk berada disisimu.
Bagiku kau seperti nasi campur paket komplit (Yaa Ampyuunn, murah amat yakk!!)
Nampak sesaat kau adalah sosok yang tertawa konyol tanpa beban berarti. Kau menggerayangi setiap lelucon, mengunyah renyah dengan tawa khasmu yang bernada bass.
Semakin mengenalmu semakin ingin kujamah kepribadianmu lebih dalam. Sekali lagi, kau memang menggemaskan.
Suatu waktu aku mendapati kelopak matamu meneteskan bulir-bulir hangat. Aku tak mengira jika mata sipitmu yang hanya segaris bila sedang tertawa ternyata memiliki air mata. Kau terisak lirih kala itu.
Oh My God, sekali lagi kau memang benar-benar lelaki yang menggemaskan. And Oh My God, aku baru menyadari bahwa lelaki juga manusia (keterlaluan bangett!!)
Dan satu sikapmu yang paling dibenci kaum Hawa adalah C.U.E.K (Asli Bo!!!). Bahkan kau sendiri mengakuinya.
Ketika melihatmu menangis, aku tak memberimu predikat ‘Cengeng’. Jika pun pernah aku mengucapkannya, itu karena aku ingin melindungi mataku dari sembab. Aku bisa tersedu-sedan karena menonton film, terlebih lagi jika harus melihatmu orang yang kucintai meneteskan air mata.
Melihatmu tertawa membuatku merasa tenang, setidaknya kau tidak lupa bagaimana cara berbahagia.
Sikapmu yang cuek tak ada apa-apanya, karena aku lebih suka menjelajahimu diam-diam.
Terlepas dari semua itu, bagaimana pun dirimu, I just wanna say I still loving you.
2 komentar:
bagaimana jika ternyata kaulah yang sebenarnya menggemaskan
.
Posting Komentar