Masih terukir nyata bagaimana kau membuang cintaku
Terngiang jelas kala kau ucap tak mendambaku lagi
Kau meninggalkan jejak kerapuhan yang abadi
Tak acuh padaku yang mengiba kasihmu
Nyata bagiku kau menghanyutkanku pada luka terdalam
Semakin tak ingin tenggelam aku semakin tenggelam
Tenggelamku karena tuba kematian asa yang kau beri
Nyata bagiku kau sayatkan luka tiada terperi
Aku telah begini
Kekalutan jiwa telah membelenggu
Aku telah merapuh lebih dari yang kau tahu
Seperti cintaku padamu kala itu
Aku telah terlanjur
Rasa ini telah beku terbujur
Mustahil melanggar sumpah kepedihan jiwa yang lebur
Sudah cukup bagiku perih ini
Jangan kau tambah lagi dengan inginkanku kembali
Aku telah belajar untuk terbiasa tersakiti
Cinta ini adalah cinta yang kau buang
Tersia-sia oleh keangkuhan emosi
Cintaku adalah cinta yang kau buang
Mustahil untuk bersanding denganmu lagi
Makassar,
26 Januari 2014
Anawai
IR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar