Dalam doa-doaku, dia yang kuminta jadi teman hidupku.
Kini ia sedang jauh dari pandanganku, tak terjangkau oleh sentuhan..
Tidurnya tak lagi beralas kelembutan mimpi, sebab tubuhnya tertindih lelah dan bayang-bayang tanggungjawab.
Langkahnya menapak dijalan berliku nan terjal.
Menjejal kerikil tanpa alas, hanya untuk menemukan dimana Kau letakkan keadilan hidup untuknya..
Tuhanku.. Dia adalah kekasihku..
Semenjak mencintainya, dialah alasan pada setiap sisi hidupku.
Dialah insan yang menjadi doaku..
Menengadahkan tangan berharap belas kasihMu melimpah padanya..
Setelah Kau mengambil malaikat hidupnya, maka setidaknya biarkanlah aku menjadi teman hidupnya.
Tuhanku.. Dia adalah cintaku..
Cinta yang ingin kulindungi dengan kasihMu.
Kau yang menentukan jalan yang harus dilaluinya, maka kuatkanlah langkahnya..
Lindungi ia dari segala marabahaya..
Hangatkanlah keimanannya agar senantiasa mengingatMu, Tuhanku dan Tuhannya..
Tuhanku, sejak namanya kupinta lembut dalam doa-doaku..
Maka kutitipkan ia pada segala kemahaanMu..
Aamiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar